Theme halaman

The themepages offer insight into different aspects of life of the indegenous peoples of West Papua.

Eksperimen dengan Dewan Daerah di Nieuw-Guinea

Papua's kijken wat er te kiezen valtPada tanggal 5 April 1961 telah terbentuk Nieuw - Guinea Raad (Dewan Perwakilan Rakyat Niew Guinea) di Nederlands Nieuw-Guinea. Hal itu merupakan momen yang penting untuk periode (1959-1962) dimana pengurus yang telah demokratis benar-benar mendapat tempat dalam koloni Belanda. Selain Nieuw-Guinea Raad - Dewan Perwakilan Rakyat Niew- Guinea, juga dipilih dewan daerah, yang bertindak sebagai "subseksi". Dewan daerah ini merupakan penghubung antara semua dewan desa dan New Guinea Raad.

Kisah Cinta Seorang Pastor Belanda di Wilayah Tropis

van verboden liefde tot huwelijkKisah Cinta Seorang Pastor Belanda di Wilayah Tropis. Pada Hari Valentine tahun 2008 (Hari Kamis 14 Pebruari) Channel Televisi Sejarah  “Jaman Dulu”  menyiarkan sebuah cerita  mengharukan tentang perselingkuhan  seorang pastor Belanda dengan seorang wanita Papua yang mekar menjadi suatu skandal besar.

Memperingati tujuh puluh tahun keberadaan Kebruderan Orde Fransiskan di Papua

Dalam tahun 1937 misionaris pertama dari  Kebruderan Orde Fransiskan tiba di Papua. Mereka berkarya di daerah yang berada di bawah tanggung jawab MSC (Latin: Missionarii Sacratissimi Cordis, Bhs. Indonesia: Para Misionaris dari Hati Suci) yang berpusat di Merauke. Tetapi mereka juga mulai berkarya di daerah Kepala Burung dan di daerah pantai utara. Sebelum Perang Dunia Kedua para misionaris memasuki daerah yang sebelumnya telah pernah dikunjungi, seperti Steenkool (Bintuni), Sorong, Manokwari dan Jayapura. Kaum Fransiskan juga melanjutkan perjalanan mereka sepanjang

Babi dan pesta babi di Papua

Pada kelompok penduduk Papua, dahulu Nieuw-Guinea Belanda , khususnya di daerah Pegunungan Tengah, babi mempunyai tempat penting. Di pulau ini binatang mamalia jarang hidup, kecuali babi dan kijang yang dari awal mula telah dibawa masuk oleh pendatang orang Eropa. Babi liar jenis Papua mirip babi hutan yang hidup di dalam cagar alam Belanda, hanya mereka lebih kurus. Babi bukan saja diternakkan untuk dagingnya, tetapi juga merupakan status simbol bagi si pemilik babi di

Bersama Suku Dani di Lembah Baliem

Krijgers in Baliem-vallei Di tengah wilayah pegunungan tengah Propinsi Papua di Indonesia, d/h Nieuw-Guinea Belanda, terletak lembah Baliem (dahulu disebut Grote Vallei atau Lembah Jaya). Lembah Baliem terbentang dari bagian baratlaut sampai  bagian tenggara popinsi Papua dengan ketinggian kira-kira 1650 meter di atas permukaan laut. Lembah Baliem dikelilingi puncak-puncak pegunungan dengan ketinggian antara 2500 sampai 4500 meter.

Terbang sebagai media transportasi di Nieuw-Guinea

Waktu pemerintahan Belanda masih berkuasa di Nieuw Guinea jasa penerbangan umum antara tahun 1956 dan 1962 ditangani oleh perusahaan penerbangantoestel Kroonduif op sleephelling  “Kroonduif”.  Pada tahun 1950 perusahaan penerbangan  Belanda KLM mendaratkan pesawat udaranya yang pertama di pangkalan udara Mokmer di pulau Biak yang dibangun oleh pemerintah Jepang pada PD II. Pada bulan Juli 1955  Nederlands Nieuw-Guinea Luchtvaart Maatschappij NNGLM (Perusahaan Penerbangan Nieuw-Guinea Belanda) ditetapkan sebagai anak perusahaan KLM dengan nama “Kroonduif”.  Dari basisnya di Biak Kroonduif terbang ke Hollandia, Merauke, Tanah Merah, Sorong dan pulau Numfor.